Blog

PU Melawi Akan Benahi Drainase di Sepanjang Jalan Juang

0

Infopontianak.Com, MELAWI - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Melawi segera membenahi drainase di sepanjang Jalan Juang. Khususnya di Km II, depan sejumlah ruko yang ada di kawasan tersebut, karena selama ini tergenangi air.

“Kita sudah jebol salurannya yang sumbat dan sekarang airnya sudah kering. Kita akan segera buat saluran pembuangannya,” kata Kepala Dinas PU Melawi, Makarius Horong Senin (21/4/2014).

Makarius mengungkapkan, untuk membuat saluran pembuangan di kawasan tersebut memang sulit. Sebab lokasi yang dibangun rumah penduduk itu dulunya merupakan sungai kecil dan kini ditutup penduduk.

“Nah persoalannya sekarang kalau kita buat saluran pembuangan di kolong warga sisi kanan jalan bersedia tidak. Ini nanti yang akan kita bicarakan dengan pemilik rumah, sebab kawasan itu memang dulunya sungai namun ditutup warga,” katanya.

Sesuai ketentuan, kata Makarius, sejatinya sungai tidak diperkenankan dibangun perumahan, apalagi sampai ditutup. Sebab akan mengganggu saluran pembuangan. Namun demikian, pemerintah berinisiatif mengambil upaya lain.

“Jadi saya mau ambil langkah, bikin gorong-gorong di bawah kolong rumah kalau yang punya rumah mengizinkan. Pasangkan batu tinggi, minimal setengah meter. Kita tidak usah kebelakang lagi, mungkin dua atau tiga hari akan mulai kita kerjakan,” katanya.

April 21st, 2014 by . Posted in Berita

Kawasaki Dukung Kalbar Property Fiesta

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Pameran properti terbesar di Kalbar atau Kalbar Property Fiesta 2014 akan digelar pada 27 April 2014 mendatang. Antusias peserta maupun sponsor terus meningkat. Satu di antaranya Kawasaki, sponsor yang turut berpartisipasi memberikan dukungan pada event yang akan berlangsung di gedung Pontianak Convention Center (PCC).

Area Manager PT Super Sukses Motor Kalimantan Barat (Kalbar), Sukianto, menyerahkan satu unit Kawasaki KSR 110 cc kepada Ketua Kalbar Property Fiesta, Nugroho Henray Ekasaputra,
serta Head Pemasaran Kalbar Property Fiesta, Ihsan Meiriansyah, Senin (21/4).

Selain diramaikan oleh stan yang menawarkan berbagai tipe perumahan, Kalbar Property Fiesta juga diramaikan berbagai perlombaan seperti lomba mewarnai, fashion show, membuat maket rumah dan karaoke. Nugroho Henray mengatakan persiapan event tersebut hampir mencapai 100 persen.

Sementara, Ihsan Meiriansyah, mengatakan Kawasaki KSR yang akan dipajang pada pameran merupakan satu di antara daya tarik bagi pengunjung. “Tentunya pengunjung akan lebih tertarik dengan adanya Kawasaki KSR, sehingga pengunjung semakin antusias. Apalagi Kawasaki merupakan motor kelas dunia,” ujarnya.

Selain itu ia mengatakan dengan kerjasama ini berupa pemberian satu unit Kawasaki serta motor tersebut akan akan dipajang, tentunya dapat membantu penjualan motor yang digandrungi anak muda ini.

Terkait event, lanjut Ihsan, untuk tingkat isian stan sudah mencapai 77 persen. Dia optimistis pameran yang menghadirkan semua tipe perumahan ini sukses digelar. “Kami optimistis, pengunjung membludak. Apalagi publikasi baik melalui Tribun maupun Kompas TV sudah maksimal dilakukan. Selain itu kami juga memasang billboard beberapa hari kedepan,” jelasnya.

Untuk meramaikan pameran, turut digelar perlombaan. Peserta bisa mendaftarkan diri untuk ikut lomba mewarnai, fashion show, membuat maket rumah dan karaoke di Sekretariat yang beralamat di Jl Pak Kasih No 32.

“Pada 27 April akan digelar lomba mewarnai, sementara pada 28-30 April berlanjut lomba karoke. Dan pada 1 Mei akan dilanjutkan dengan lomba fashion show dan membuat maket rumah,” rincinya.

April 21st, 2014 by . Posted in Berita

Dinas PU: Sambas Belum Miliki Taman Terbuka untuk Warga

0

Infopontianak.Com, SAMBAS -  Kabid Kebersihan Pertamanan dan Perkuburan Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang dan Perumahan Kabupaten  Sambas, Imelda mengakui Kabupaten Sambas belum memiliki taman kota terbuka bagi warga refreshing. ”Kalau taman umum untuk refreshing belum ada,”ujarnya, Rabu (16/4/2014).

Kendati demikian ia mengatakan pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap beberapa sarana taman kota yang sudah ada di antaranya seperti Taman Julung, Taman Berias,  dan taman di jalan lingkar Saing Rambi serta taman di sekitar Kantor Bupati Sambas. 

Seperti  di Kantor Bupati saja dikatakannya ada 10 titik taman, namun ada yang dikelola ada yang tidak karena masih keterbatasan anggaran. ”Kalau itu kan rencana masih akan direhab, sementara taman yang di kantor Bupati juga akan dibangun, hanya masih mencar filosofinya,”ungkapnya

Bahkan  Mei ini akan membenahi taman di median jalan dengan melakukan penanaman tanaman hias sepanjang Jalan Pembangunan Sambas.  ”Sebenarnya pemeliharaannya sejak Januari lalu sudah kita pelihara, namun pembangunan dalam pengadaan tanaman mulai Mei ini,”jelasnya

Untuk itu dalam mendorong keindahan Kota ini, ia ingin sekali keterlibatan dan peran serta masyarakat, dunia usaha serta pihak swasta untuk membangun taman kota. 

Bahkan pihaknya sudah menyiapkan lahan dalam membangun taman kota termasuk hutan kota disamping kantor Dinas PUCK, Tata Ruang dan Perumahan Kabupaten Sambas ini dikatakannya siap untuk direnovasi.  ”Hutan kota ini rencananya mau ditingkatkan kembali dengan dibuat jalan masuk, tempat duduk dan menambah jumlah tanaman,”jelasnya.

April 17th, 2014 by . Posted in Berita

Dukung Funwalk Tribun, Kawasaki Persembahkan Mini Trail KSR 110 Cc.

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Sponsorship funwalk Tribun dalam event “Paramex Melangkah Bersama Tribun 2014″ terus bertambah setiap hari. Satu di antaranya yang tak mau ketinggalan PT Sukses Super Makmur Kawasaki.

Dalam event kerjasama Tribun dengan Paramex yang didukung oleh Perumahan Kota Raya dan Kalbar Property Fiesta 2014, Kawasaki memberikan support berupa satu unit mini trail Kawasaki KSR 110 cc.

Penyerahan mini trail oleh Area Manager PT Sukses Super Makmur Kalimantan Barat (Kalbar), Sukianto kepada Wakil Pemimpin Perusahan, Julia Lorrains dan Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak, Ahmad Suroso di Kantor Tribun Pontianak, Senin (7/4/2014).

Sukianto menyatakan saat ini kerjasama Kawasaki dengan Tribun sudah terjalin dengan baik. Apalagi progress Kawasaki tak terlepas dari Tribun sebagai media promosi.

“Kami berupaya agar moment kedepannya Kawasaki juga ikut berpartisipasi. Sejauh ini kerjasama dengan Tribun memberikan respon positif,” ujarnya.

Menurut Sukianto, event Tribun biasanya heboh, karena beberapa kali gelaran hadiah utamanya rumah serta kegiatannya memasyarakatkan olahraga.

“Meski kesadaran masyarakat terhadap olahraga di sini (Pontianak) kurang dan harus ada daya tariknya yaitu dengan hadiah. Namun karena sponsornya banyak menjadikan peluang peserta lebih banyak,” ujarnya.

Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak, Ahmad Suroso dan Wakil Pemimpin Perusahan, Julia Lorrains menyambut baik kerjasama yang terjalin selama ini. Julia mengatakan Kawasaki baru pertama kali menjadi sponsorship event Tribun. Namun kerjasama dengan Kawasaki sudah terjalin sejak lama.

Ia pun berharap Kawasaki tidak hanya terlibat dalam event Paramex Melangkah Bersama Tribun 2014. “Semoga kerjasamanya berlanjut, dari kesuksesan yang lalu peserta mencapai 10.700 dari target 10 peserta. Tahun lalu event serupa telah sukses digelar Tribun dan berhasil memecahkan rekor MURI untuk peserta Harlem Shake dan Senam Headrobic terbanyak,” jelasnya.

Ketua Panitia Paramex Melangkah Bersama Tribun 2014, Deasy Torondek, menyatakan optimistis kegiatan ini akan berjalan lancar dan sukses seperti tahun sebelumnya. “Dengan dukungan dari banyak pihak maka panitia optimis, dengan target akan menembus 15 ribu peserta,” ujarnya.

Deasy mengatakan selain rumah type 36, ratusan juta hadiah lainnya menanti.
“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat memulai dan terus menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga. Karena kegiatan ini digagas dengan tujuan mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Selain itu acara ini merupakan moment untuk menjalin kebersamaan dan kerukunan antar masyarakat yang berpartisipasi,” paparnya.

Peserta yang ingin berpartisipasi pada Paramex Melangkah Bersama Tribun 2014 bisa langsung membeli tiket di ticket box yang tersedia. Ticket Box tersedia di Kantor Tribun Pontianak Jl Sungai Raya Dalam 24A, Sekretariat Kalbar Properti Fiesta Jl Pak Kasih (Trevel Pak Kasih), Toko Buku Gramedia Jl Ahmad Yani Mega Mall Pontianak dan di berbagai jaringan Tribun Pontianak yang tersebar di Kalbar.

April 7th, 2014 by . Posted in Berita

Jejak Kasus Polisi Bunuh Diri: Bertengkar, Selingkuh hingga Putus Cinta

0

Infopontianak.Com - Peristiwa bunuh diri atau percobaan bunuh diri melibatkan anggota polisi jamak terjadi. Ada aneka ragam motif atau penyebabnya. Berdasarkan penelusuran Tribun, sebagian besar berlatar belakang masalah asmara. Beberapa polisi bertengkar dengan istri, bahkan amarah memuncak hingga menembak mati pasangan hidup yang diduga berselingkuh dengan lelaki lain, kemudian pelaku menembak diri sendiri.

Meski begitu, ada juga polisi yang mengakhiri hidup hanya gara-gara masalah sepele, putus cinta dengan kekasihnya. Dari 14 kasus penembakan yang diduga berlatar belakang bunuh diri dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, 2005-2014. Tujuh kasus atau 54 persen di antaranya bermotif asmara.

Berikut ini beberapa kejadian polisi percobaan bunuh diri, dan yang meninggal karena bunuh diri:

Selasa 18 Maret 2014
Kepala Detasemen Markas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pamudji tewas setelah kepalanya tertembak senjata api milik Brigadir Susanto. Penyebab kematian AKBP Pamudji masih diselidiki, apakah akibat ditembak anak buahnya, ataukah bunuh diri. Brigadir Susanto, saat berada di lokasi kejadian mengatakan AKBP Pamuji bunuh diri.

22 Januari 2014
Anggota Polsekta Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Aiptu Antoni Sarito Gultom mencoba bunuh diri. Ia menembakkan pistol ke kepalanya sendiri Rabu (22/1/2014) pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Korban lalu dibawa ke rumah sakit, dan hingga Rabu sore, masih menjalani perawatan intensif di RSUD AW Syachranie Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta menuturkan, tahun 2002 lalu, Aiptu Antoni pernah depresi atau mengalami gangguan kejiwaan.

17 Januari 2013
Aiptu Joko Subandi (48), seorang anggota Satuan Dalmas Polres Kota Magelang, Jawa Tengah, tewas mengenaskan. Joko diduga depresi dan lalu menembakkan senjata revolver dua kali ke lehernya sendiri hingga menembus kepala. Joko nekat mengakhiri hidupnya di rumah istri sirinya, Estri (26) warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jateng. Saat bunuh diri, Joko baru sebulan menikahi Estri. Motif bunuh diri diduga karena persoalan keluarga.

24 Mei 2013
Personel Polda Metro Jaya Bripka Jeremmy Manurung (31) menembak kepala sendiri di rumahnya di Jakarta Timur. Sebelum menembak kepala sendiri, Jeremy baru pulang dari kerja di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB.

Setibanya di rumah, Jeremy masuk ke kamar dan mengunci diri, serta tidak mau buka pintu. Istri korban kemudian pergi menjemput anaknya pulang sekolah, dan kembali dari sekolah pukul 13.15 WIB, didapati pintu dan jendela telah dikunci dari dalam dan tidak bisa dibuka. Setelah pintu rumah dibuka paksa, didapati korban tergeletak tidak bernyawa dengan kepala berdarah, dan pistol ada di dekatnya.

23 Januari 2013
Brigadir Satu Polisi (Birptu) Andre Hutabarat ditemukan tergantung di dalam rumahnya orangtuanya, di kompleks asrama Polisi di Jalan HM Jhoni, Medan, Sumatera Utara, Rabu (23/1/2013). Korban ditemukan tewas di dalam kamar tidurnya, dalam keadaan tergantung tali nilon yang dikaitkan di plafon kamar. Saat kejadian, personel Kepolisian Resor Kota Medan ini masih tinggal bersama orang tuanya.

8 Februari 2012
Anggota Kepolisian Sektor Penjaga Pantai dan Pelabuhan (KP3) Polres Banyuwangi, Jawa Timur Briptu Dodik Setiawan (32) menembak kepala sendiri Rabu (8/2/2012).
Sore itu, di ruang penjagaan terlihat tiga bintara yang sedang berjaga.Briptu Dodik Setiawan, Brigadir Arif Kurniawan dan Brigadir Sugihandono yang mendapat giliran jaga untuk mengawal keamanan pelabuhan.

Dodik yang terlihat gelisah. Tepat pukul 16.30 WIB, telepon seluler Dodik berbunyi dan ia pun terlibat dalam pembicaraan serius. Sejurus kemudian, ia meninggalkan tempat duduknya dan berjalan ke belakang, ke ruang intel.

Belum lama, tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api. Sugihandono refleks menoleh dan menyaksikan Dodik, duduk terkulai. Kepalanya menempel di meja. Dari pelipisnya terlihat darah segar mengucur setelah tertembus peluru senjata api itu. Dodik tewas seketika itu juga.

18 Mei 2011
Diduga gara-gara putus cinta, anggota Dalmas Polres Karangasem, Bali, Briptu I Gede Martawi Umbara (27) nekat mengakhiri hidupnya. Ia menenggak racun potasium akibat putus jalinan asmara dengan pujaan hatinya. Jasad Briptu Gede ditemukan di rumahnya, Kelurahan Padang Kertha, Kabupaten, Karangasem, Bali sektiar pukul 07.00 Wita, Rabu (18/5/2011).

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan surat di kamar korban yang menyiratkan sedang patah hati setelah putus cinta dengan kekasihnya. Ia menuliskan perasaan hatinya yang sedang patah hati.

27 Juli 2011
Bripka Doli Alexander Fransicus Napitupulu (37) anggota Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara tewas bunuh diri. Ia menembak kepala mengunakan senjata api milik sendiri, Selasa (26/7/2011) malam. Tindakan nekat dilakukan di kediaman mertuanya, Jalan Iskandarmuda, Medan Baru, sekitar pukul 19.00 WIB. Informasi beredar, korban sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya.

24 Agustus 2011
Anggota Polres Manggarai, Nusa Tenggara Timur Bripda Simon Senoken Medo (23), tewas bunuh diri. Bripda Simon menembak dirinya di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Manggarai di Jalan Lingkar Luar Kota Ruteng, 24 Agustus 2011 sekitar pukul 11.00 Wita. Korban menghabisi hidupnya dengan memuntahkan sebutir peluru dari senjata api jenis C2 milik inventaris Sabhara.

Briptu Simon bunuh diri diduga karena terlibat cinta segi tiga. Korban sudah dijodohkan orang tuanya di Adonara, dan sudah sampai ke tahap pertunangan. Tetapi, korban juga menjalin percintaan dengan seorang mahasiswi yang sedang kuliah di Ende, IR. Belakangan IR menemui korban dan mendesak untuk menentukan pilihan. Diduga, korban yang dalam kebimbangan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menembak dirinya sendiri.

8 Maret 2007
Personel bagian operasional Kepolisian Resor Bangkalan, Jawa Timur, Brigadir Satu Rifai Yulianus (27), menembak mati empat orang sekaligus. Kejadian di rumah mertua pelaku, bilangan Kauman, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Burneh pada Kamis (8/3/2007) pukul 21.30 WIB. Setelah itu, ia bunuh diri dengan cara menembak bagian pelipis kanan.

Korban yang dibantai yakni Arianti Widiastuti, istri sendiri; mertua bernama Ny Hasmah (mertua), serta Satrio Prabowo (selingkuhan Arianti) dan Pujianto Hidayat (teman Satrio).
Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu pelaku terhadap istrinya yang diketahui berselingkuh dengan Satrio Prabowo.

Ariani dan Satrio sama-sama pegawai honorer di kantor Dinas Pendapatan Daerah Bangkalan. Mereka ketahuan serong dan sudah pernah diperingatkan pelaku, bahkan pernah dipanggil pimpinan pelaku di kepolisian.

24 Januari 2007
Anggota Danton Dalmas Poltabes Medan, Iptu Oloan Hutasoit, menembak mati pasangan suami istri, Amru Fahmi (25) dan Nada Sabrina (23), di lokasi Syariah Fair, kampus IAIN, Jalan Sutomo, Medan, Rabu (24/1/2007) malam.
Peristiwa itu berlatar belakang asmara. Sebelum menikahi Amru, Nada berpacaran dengan Oloan. Namun hubungan itu tak direstui ayah Nada. Agar hubungan itu tak berlanjut, Nada dinikahkan dengan Amru, teman sama-sama menjadi PNS di Pemkot Medan. Nada-Amru menikah 14 Januari 2007.

Sepuluh hari setelah pernikahan, Nada-Amru mendatangi Syariah Fair di kampus IAIN, Jalan Sutomo, Medan. Nada kebetulan bertemu dengan Oloan yang sedang bertugas sebagai tenaga pengamanan di arena Syariah Fair. Terjadilah adu mulut antara Oloan dan Amru berlanjut adu fisik.

Sejurus kemudian, Oloan mengambil pistolnya dan mengarahkan ke Amru. Melihat nyawa suaminya terancam, Nada mencoba melindungi. Akhirnya Nada tertembak dan tersungkur. Oloan kemudian menembak Amru. Setelah menembak pasutri itu, Oloan terlihat panik, kemudian menembak kepala sendiri.

28 Agustus 2006
Aipda Sahudin Bachtiar Debataraja Simamora (44), angota Polresta Bekasi Timur nekat coba bunuh diri, tapi gagal. Ia membidik diri sendiri setelah menembak mati istrinya, Kapten CAJ Adiana Siringo-Ringo (39).

Beberapa saat sebelum kejadian, pasangan suami istri itu bertengkar hebat di rumah mereka di Perumahan Rawa Lumbu, Bekasi Timur Jalan Lumbu Tengah IVA No 292 RT 05/29, Selasa (29/8/2006) sekitar pukul 23.00 WIB. Berselang setengah jam, terdengar lagi dua letusan berturut-turut. Ny Andiana tewas dengan luka tembak di kepala. Dan suaminya, terluka di pelipis kanan akibat terserempat peluru. Rahang kanannya juga terluka.
Pemicu pertengkaran, Aipda Sahudin mencurigai istrinya berselingkuh dengan teman sekantor, sama-sama anggota TNI.

24 April 2005
Mantan Kanitlaka Lantas Polres Jombang, Jawa Timur, Iptu Sugeng Triono menembak Kasat Samapta Polres Jombang AKP Ibrahim Gani. Setelah menembak Ibrahim, Iptu Sugeng menembakkan pistol ke bagian kepalanya hingga tewas seketika.

Penembakan itu terjadi di ruang Kasat Samapta, Polres Jombang, Rabu (27/4/2005), sekitar pukul 06.30 WIB saat personel siap-siap apel pagi. Iptu Sugeng diduga mengalami stres akibat penyakit yang dideritanya yakni ambeien dan liver, tak kunjung sembuh.

18 April 2005
Bripda Yohanes Widiyanto (24), anggota Intelpam Polres Cirebon, ditemukan tewas di depan patung Pieta (patung Bunda Maria yang sedang memangku jenazah Yesus) di dalam Gereja Katolik Santo Antonius, Kotabaru, Yogyakarta, Senin (18/4/2005) pukul 07.30.

Yohanes Widiyanto diduga stress, lalu bunuh diri dengan menembak kepala. Saat ditemukan tangan kanan Yohanes masih menggenggam pistol Revolver SWN 2. Terdapat luka tembak di kening kanan tembus ke kening kiri. Proyektil peluru tampak mengenai dinding gereja. Sementara darah berhamburan di sekitar tubuhnya. (Tribunnews.com/Domu D Ambarita)

March 19th, 2014 by . Posted in Berita

BREAKING NEWS: Kebakaran Lahan Dekati Rumah Dinas Wakil Bupati

0

Infopontianak.Com, SANGGU - Sebelum peristiwa kebakaran di rumah Caleg Hanura Dapil Kapuas, Yulianto, terjadi kebakaran lahan di Rumah Dinas Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Jumat (14/3/2014) sekitar pukul 11.00 WIB. Penyebabnya diduga berasal dari sisa pemkabaran kayu-kayu bekas dan lainnya.

“Begitu mendengar ada api kita langsung turunkan dua unit mobil Damkar untuk memadamkan api agar tidak membesar dan menjalar ke hutan dan perumahan,” terang Kepala Sub Bagian Pengendalian Kebakaran BLHKPK Sanggau, Bambang Hariyoseno, belum lama ini.

Ia mengakui lokasi kebakaran itu tepat terjadi di belakang rumah dinas Wabup Sanggau. Ketika kejadian diterangkan memang rumah sedang kosong dan hanya ada petugas jaga.

“Awalnya memang dari sisa bakaran saat bersih-bersih. Kondisi Rumdin kosong hanya petugas jaga yang ada. Begitu dapat info petugas langsung merapat ke lokasi dan berhasil memadamkan api yang mulai membesar,” jelasnya.

Ia mengkui tak ada korban jiwa maupun material dari kejadian tersebut. Namun, ia berharap kejadian seperti ini tak terjadi lagi akibat dari kelalaian dalam membakar sembarangan.

“Kita berharap ketika selesai membakar sampah atau lainnya dapat disiram dengan air sehingga api benar-benar padam. Karena, kondisi seperti ini memang cukup rawan kalau tidak diketahui,” tukasnya.

March 16th, 2014 by . Posted in Berita

Kejati Periksa Saksi Kasus Rumah Kemenpera

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalbar melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi terkait proyek perumahan khusus Kemenpera di Jagoi Babang.

“Tiga saksi yang diperiksa di antaranya ketua lelang proyek Jagoi Babang, Roem Indraningsih, Kuasa Pengguna Anggaran, Omri Sianturi, dan Tim Teknis PU Bengkayang Heru,” ujar Aspidsus Kejati Kalbar, Didik Istiyanta melalui Kasi Penyidikan, Ali Amsar kepada Tribunpontianak.co.id, Jumat (28/2/2014).

Menurutnya ketiga orang saksi yang dimintai keterangan untuk mengetahui sejauh mana mereka mengetahui proyek tersebut.

“Ini merupakan pemanggilan pertama, saat ini kita masih minta keterangan terkait proyek tersebut, dan pengembangan kasus ini masih terus berlanjut,” katanya.

February 28th, 2014 by . Posted in Berita

Tiga Kasus Besar Masih Disidik Kejati Kalbar

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalbar berkomitmen melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi di Kalimantan Barat.

Di antaranya, melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana bansos Pemkot Pontianak, terminal Sungai Raya dan dugaan korupsi Kemenpera dengan total kerugiaan negara mencapai miliaran rupiah.

“Untuk dugaan korupsi dana bansos Pemkot Pontianak sekitar Rp 4,8 miliar, dugaan korupsi terminal Sungai Raya sekitar Rp 3 miliar dan dugaan korupsi proyek Kemenpera yaitu proyek perumahan di Jagoi Babang senilai Rp 6 miliar,” ujar Aspidsus Kejati Kalbar Didik Istiyanta melalui Kasi Penyidikan Ali Amsar kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (26/2/2014).

Ali menegaskan pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi akhir-akhir ini bukanlah bentuk tekanan target. Dulu memang ada target dari Kejaksaan Agung, sehingga ada istilah 531.

“531 artinya lima target kasus untuk Kejati, tiga kasus untuk Kejari dan satu kasus untuk Kacabjari tapi saat ini tidak seperti itu lagi. Namun sekarang lebih pada kualitas kasus dan tentunya tidak lepas dari kuantitas juga,” katanya.

Ia menambahkan pembentukkan tim satgas pemnberantasan korupsi juga berada dibawah kendali Aspidsus Kejati Kalbar.

February 26th, 2014 by . Posted in Berita

BCA Patok Pertumbuhan KPR 8-12 Persen

0

Infopontianak.Com, JAKARTA - Aturan loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) rumah pertama dan rumah kedua mempengaruhi penyaluran kredit perbankan.

Henry Koenaifi, Direktur Konsumer BCA, mengatakan, pihaknya menurunkan target pertumbuhan kredit properti pada tahun 2014.

“Pertumbuhan KPR BCA sebesar 8%-12% di tahun ini,” kata Henry, di Jakarta, Senin (20/1/2014).

Pada tahun kuda ini, bank yang terafilisi oleh Grup Djarum ini akan membatasi penyaluran kredit untuk properti, meskipun porsi kreditnya terbesar pada kredit konsumer. Sebab, debitur harus memiliki uang muka lebih besar dari biasanya.

Pada akhir Desember 2013, nilai kredit perumahan BCA tidak banyak berubah dari realisasi KPR per September 2013 yang sebesar Rp 52,46 triliun.

Sedangkan, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) untuk KPR masih di level 0,5%-0,8%.

Ke depan, rasio NPL untuk KPR tidak akan naik, karena bank sudah melakukan mitigasi risiko melalui selektif pemberian kredit baru untuk rumah maupun apartemen. “Kami melakukan adjusment pada sektor ini,” tambah Henry.

January 20th, 2014 by . Posted in Berita

Gaji Dirut BPJS Diusulkan Rp 530 Juta Sebulan, Ini Kata Elvyn

0

Infopontianak.Com, JAKARTA - Kabar mengenai permintaan gaji Direktur Utama BPSJ yang mencapai Rp 530 juta, dibantah oleh Elvyn G Masassya.

Elvyn yang menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan mengatakan bahwa ia tidak pernah merasa meminta gaji hingga sebesar itu. “Enggak benar itu,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (15/1/2014).

Menurutnya gaji yang ia terima saat ini masih sama seperti ketika BPJS Ketenagakerjaan bernama PT Jamsostek. “Gaji Direksi Ketenagakerjaan masih sama dengan gaji Direksi PT Jamsostek,” ujarnya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa gaji Direktur Utama BPJS diusulkan naik menjadi Rp 530 juta. Itu artinya naik 4,4 kali lipat dibandingkan gaji Direktur Utama Jamsostek yang sekitar Rp 120 juta.

Pemerintah sendiri sejatinya sudah mengesahkan aturan tentang mekanisme pemberian upah kepada anggota dewan pengawas dan anggota direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2013.

Formula upah untuk Direktur Utama BPJS adalah Upah Dasar dikalikan Faktor Penyesuaian Inflasi dan faktor jabatan. Upah anggota Direksi ditetapkan sebesar 90 persen dari upah Direktur Utama.

Lalu, upah Ketua Dewan Pengawas ditetapkan sebesar 60 persen dari upah Direktur Utama dan upah anggota Dewan Pengawas sebesar 54 persen dari upah Direktur Utama.

Selain upah, anggota direksi dan dewan pengawas BPJS juga menerima tunjangan dalam bentuk tunjangan hari raya, santunan purna jabatan, tunjangan cuti tahunan, tunjangan asuransi sosial, dan tunjangan perumahan.

Ada pula, fasilitas pendukung pelaksanaan tugas seperti kendaraan dinas, kesehatan, pendampingan hukum, olahraga, pakaian dinas, biaya representasi, dan biaya pengembangan.

January 16th, 2014 by . Posted in Berita
© Vantage Theme, business directory software created by AppThemes, powered by WordPress.

SEO Powered By SEOPressor