Blog

Telkom Rugi Rp 3 Miliar Akibat Pencurian Kabel

0

Infopontianak.Com, PAMEKASAN — Enam bulan terakhir ini pencurian kabel telepon di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kembali marak. Hal itu menyebabkan jaringan internet dan telepon rumah ke beberapa desa yang menggunakan jaringan kabel terputus. Hal itu pula yang menyebabkan PT Telkom Pamekasan menuai banyak keluhan dari pelanggan.

Abdul Aziz, warga Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, mengatakan, sudah tiga bulan jaringan internet ke rumahnya macet total. Penyebabnya, kabel telepon sepanjang 400 meter menuju rumahnya dicuri maling. Sampai sekarang belum ada upaya penyambungan kabel lagi dari pihak Telkom.

“Saya kebingungan untuk mengakses internet setelah kabelnya hilang. Menggunakan jaringan nirkabel, sinyal juga tidak bagus. Saya sudah melapor ke Telkom dijanjikan cepat diatasi, namun sampai sekarang tidak ada perbaikan,” kata Aziz, Senin (16/9/2013).

Tidak hanya di rumah-rumah warga yang kerap mengalami gangguan jaringan internet, di warung internet juga kerap mengalami gangguan. Hal itu menyebabkan pengelola internet mengalami kerugian operasional.

Di Kabupaten Pamekasan, selama enam bulan terakhir sudah 47 kali kejadian pencurian kabel telepon. Pihak Telkom cukup kebingungan mengantisipasi aksi pencurian itu. Sebab, daerah-daerah yang rawan terjadi pencurian meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Palengaan, Kecamatan Pakong, dan Kecamatan Pegantenan.

Sukardiman, Kepala Kantor PT Telkom Pamekasan, mengatakan, akibat kejadian pencurian kabel telepon itu, Telkom mengalami kerugian Rp 3 miliar selama enam bulan. Bahkan, sudah ada wilayah yang tidak teraliri kabel telepon selama dua tahun. Sebab, setiap kali dipasang kabel telepon baru, dalam hitungan minggu hilang kembali.

“Kita akan alihkan jaringan internet menggunakan fiber optik yang sudah ditanam mulai dari Kamal Bangkalan sampai Kalianget Sumenep. Namun, hanya sebagian saja yang masih bisa terlayani,” kata Sukardiman.

Pertimbangan menggunakan fiber optik karena biayanya lebih murah dan aman dari pencurian. Apalagi kabel fiber tidak laku dijual meskipun dicuri maling. Selain menggunakan fiber optik, Telkom juga mengembangkan layanan internet broadband murah dan bisa dijangkau dengan jaringan ponsel.

Di Pamekasan sendiri, sudah hampir tiga tahun tidak pernah terdengar adanya pencurian kabel telepon. Sebelumnya, pencurian kabel telepon juga marak, bahkan Polres Pamekasansempat salah tangkap pelaku pencurian kabel telepon.

September 16th, 2013 by . Posted in Berita

Tak Lengkap Jika Belum Makan Nasi Katok

0

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Andi Asmadi

JIKA suatu waktu melakukan perjalanan ke Brunei Darussalam, maka tak akan lengkap cerita jika belum makan nasi katok. Ya, ini adalah makanan khas Brunei yang sangat populer di segala lapisan masyarakat. Menunya hanya berupa nasi lemak dan sepotong ayam goreng plus sambal. Harganya dipatok flat, satu dolar Brunei (kurs Rp 8.100).

Untuk ukuran Brunei, harga satu dolar tergolong murah, meski sebenarnya jika dihitung menurut volume dan rasa sudah sepantasnya. Bandingkan dengan makan di resto cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) atau Jollibee yang dengan minumannya sekitar 5 dolar Brunei. Atau di berbagai rumah makan dan kedai, sekitar 3,5 dolar Brunei.

Nasi katok menjadi makanan cepat saji ala Brunei. Sangat gampang menemukannya karena dijual di mana-mana. Di Terminal Bus Bandar Seri Begawan, ada banyak kedai yang menjual makanan yang dikemas dalam kotak plastik ini. Bahkan, ada beberapa tempat yang jual 24 jam. Harganya sama, satu dolar. Perbedaannya tentu pada kualitas makanan, dan terutama pada cita rasa sambalnya.

Satu di antara rumah makan yang jual nasi katok 24 jam adalah Restoran Seri Mama di Jalan Cator, hanya belasan meter dari Terminal Pusat Bandar Seri Begawan, atau sekitar 100 meter dari Hotel Brunei. Dengan merek populer “Nasi Katok Mama”, resto yang berada tepat di jantung bisnis Bandar Seri Begawan ini sangat ramai dikunjungi. Meski menyediakan tempat makan, namun kebanyakan orang beli untuk delivery.

Proses delivery sangat cepat. Pembeli yang berada di antrean terdepan tinggal menyebut mau beli berapa bungkus. Pelayan akan mengambilkan nasi lemak dan dituangkan ke dalam bungkus kertas. Pembeli dipersilakan memilih potongan ayam yang dikehendaki, lalu pelayan akan menyatukannya dengan nasi, menambahkan sambal, dan membungkusnya. Tinggal dimasukkan ke dalam kantong plastik, selesai, satu dolar.

Meski harga murah, pembeli Nasi Katok Mama justru banyak dari kalangan berduit. Seperti yang terlihat ketika Tribun ikut antre untuk beli nasi katok, Minggu (11/8/2013), beberapa di antara pengunjung naik mobil mewah keluaran terbaru. Mereka beli rata-rata di atas 10 bungkus. Ketika pelayan resto kemudian menyampaikan sambal habis, beberapa dari mereka tak jadi beli. Rupanya, satu di antara daya tarik Nasi Katok Mama adalah sambelnya yang punya cita rasa khas.

Dari mana datangnya nasi katok ini? Menurut cerita teman wartawan Brunei, nasi katok sudah ada sejak 1960-an. Ada keluarga asal Tionghoa yang menjual nasi secara kecil-kecilan di Mabohai. Harganya ketika itu belum satu dolar, tapi hanya 60 sen. Menunya nasi lemak plus sambal pusu yang terbuat dari ikan bilis. Makanan yang dijual keluarga Low San ini sangat populer di kalangan warga, sehingga tengah malam pun, kala lapar, mereka akan mendatangi rumah Low San dan mengetuk-ngetuk (katok) pintu.

Akhirnya, banyak yang kemudian ikut berjualan nasi ala Low San, tentu dengan variasi menu, dengan nama yang berkembang menjadi populer: nasi katok. Menu kebanyakan berupa nasi lemak plus sepotong ayam dan sambal. Ada beberapa yang memvariasikannya dengan menambahkan potongan telur goreng, atau mengganti ayam goreng dengan telur dadar.

Sebagaimana diceritakan tadi, nasi katok yang sangat populer bagi warga Brunei adalah Nasi Katok Mama yang dijual di Restoran Seri Mama. Nah, cerita sukses tentang Nasi Katok Mama ini, seperti dirilis Brunei Times, tak lepas dari perjuangan Jaidi Hj Kipli (41) yang kini sukses mengembangkan bisnisnya dalam lima gerai di seluruh Brunei.

Dari modal 1.000 dolar Brunei, Jaidi memulai usahanya menjual nasi katok di Lambak Kanan pada 2004. Pada hari pertama, untung bersihnya hanya 40 dolar. Sebulan, untungnya melonjak jadi 3.000 dolar. Kini, dengan lima gerai resto yang dikelolanya, Jaidi mendapatkan keuntungan bersih 100.000 dolar sebulan. Dari jualan nasi katok satu dolar sekotak, ia bisa mengendarai Nissan GTR keluaran terbaru, yang harganya Rp 2,5 miliar.

Dari mana Jaidi terinspirasi untuk menjual nasi katok yang mengantarkannya menjadi miliuner? Pria ini masih luntang lantung ada era 90-an. Beragam usaha yang dicobanyak tak berhasil. Ia menjual anak ayam, buka kafe, semua gagal. Nah, suatu waktu istrinya melahirkan anak kembar. Ia pun menungguinya di rumah sakit.

Tengah malam, ia sangat lapar. Ia keluar dan berkeliling, tapi tak menemukan ada makanan yang dijual selama 24 jam dan dengan harga murah. Dia pun jadi kepikiran, pasti banyak orang sepertinya, yang kelaparan tengah malam dan mencari makanan siap saji dengan harga murah. Ia lalu mulai menyusun rencana bisnisnya.

Sayang, ia kepentok modal. Ia minta pinjaman 1.000 dolar ke bank, ditolak karena tidak ada jaminan. Akhirnya, dengan susah payah ia mengumpulkan pinjaman dari keluarga dan teman. Ia pun membuka kedai nasi katok pertamanya pada 2004, dan dari situ sukses pun menyelimutinya. Di balik sukses itu, Jaidi mengaku ada rahasianya. Apa itu? “Harus jujur, jangan main perempuan, jangan minum alkohol, dan jangan main judi. Insya Allah, Tuhan akan menolong kamu,” pesannya.****

August 14th, 2013 by . Posted in Berita

Pasar Murah di Protes Warga

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Pasar Murah di Kelurahan Bangka Belitung Laut, Sabtu (27/7/2013) di mendapat keluhanan dari warga. Hal tersebut disebabkan barangkebutuhan yang diperjual belikan relatif sedikit dari tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, barang yang didapatkan tidak sesuai dengan ongkos transportasi untuk membelinya. Salma (57) mengaku kesal, setelah mengetahui kupon yang didapatkanya hanya dapat membeli tepung dan gula. Sementara informasi yang didapat, pihaknya dapat membeli barang kebutuhan sesuai yang diinginkan.

“Kesallah, ternyata kupon yang dibagikan hanya dapat gula dan tepung yang 1 kg saja dengan harga Rp 14 ribu, saya dapat dua kupon jadi totalnya Rp 28 ribu, tetapi ini juga harus dibagi dengan tetangga saya, karena dia tidak dapat kupon padahal hidupnya sama dengan saya,”ungkapnya saat ditemui Tribunpontianak.co.id, Sabtu (27/7/2013).

Warga yang tinggal di Perdana ujung ini, sebelumnya mengaku senang mendapatkan kupon pasar murah. Hal ini disebabkan menjelang hari raya Idul Fitri harga kebutuhan yang tersedia di Pasar cukup tinggi. Pihaknya mengaku, sudah rela-rela meninggalkan sang buah hati yang sedang diopname di RS Sudarso dikarenakan operasi kandungan hanya untuk membeli barang kebutuhan di Pasar Murah.

” Saya belum mandi, saya baru nemankan anak saya yang operasi kandungan karena hamilnya di luar rahim, saya juga belum makan cepat-cepat dari rumah sakit ke rumah, habis itu kesini, saya sedih, ini sama saja bikin ngesak jak, hanya dapat segini, saya kira bisa beli telur, beras dan sebagainya seperti tahun lalu,”ujarnya.

July 27th, 2013 by . Posted in Berita

Ratusan Warga Berjubel Beli Sembako Murah

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Ratusan masyarakat berjubel datang silih berganti untuk mendapatkan sembako murah yang dijual dalam pasar murah yang digelar oleh TP PKK Provinsi Kalbar bekerja sama dengan Pemkot Pontianak di halaman SDN 28 Pontianak Utara, Sabtu (20/7/2013) pagi. 

Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis yang membuka secara langsung membuka kegiatan mengatakan pasar murah digelar dalam rangka membantu masyarakat daerah membutuhkan dalam menyambut hari raya idul fitri.

“Tujuan kami kan memang untuk meringankan beban, karena memang yang kami jual ini semua bahan-bahan untuk menyambut hari raya Idul Fitri,” jelasnya. 

Ia mengatakan sebelumnya sempat membawa telur 20 ribu, gula 2 ton , beras 2 ton dan bahan lainnya. Tak hanya barang-barang sembako, juga dijual berbagai peralatan rumah tangga lainnya. Untuk beras, tak sampai satu jam sudah ludes terjual. 

Dikatakan Frederika mereka juga tidak memberlakukan sistem kupon untuk menghindari adanya keributan jika ada warga yang mengaku tidak mampu. 

“Risikonya kita banyakkan barangnya, karena disubsidi pemerinah misal beras cap pandan biasanya harganya 11.500 kita jual 8000 saja, kalau gula biasa ada jual 11 ribu kita jual 9500. Tadi ada yang komplain, kalau biasa ada jual gula 10 ribu itu takutnya gula ilegal,” pungkasnya. 

July 20th, 2013 by . Posted in Berita

Pengembangan Mobil Listrik Terkendala Harga yang Mahal

0

Infopontianak.Com, BOGOR - Mahalnya investasi menjadi kendala pengembangan mobil listrik. Bahkan harga baterai lithium untuk berkapasitas 24 Kwh saja setara dengan harga sebuah City Car.

Richard Tandonio, Direktur Operasional PT Nipress Tbk (NIPS), mengatakan harga baterainya seharga Rp 140 juta untuk tipe diatas. Itu baru baterainya saja, belum jika termasuk dengan harga mobil listriknya yang akan dipasangkan baterai lithium.

“Kalau ditotal memang bisa Rp 300 juta lebih, kalau harga mobilnya sendiri bisa mencapai Rp 150 jutaan lebih untuk City Car, kami akui memang ini mahal,” katanya ketika ditemui di Cileungsi, Bogor, Sabtu (13/07/2013).

Kalau dilihat-lihat memang harga mobil listrik setara dengan harga sedan premium seharga Rp 300 jutaan yang diproduksi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang sudah ada di indonesia seperti Toyota, Honda dan merek lainnya.

Meskipun terlihat mahal, Richard meyakini biaya operasional mobil listrik cukup murah yaitu Rp 750 (harga per Watt) untuk 10 Kilometer (Km). Berbeda dengan biaya premium sebesar Rp 6500 (harga per liter)  untuk 10 Km.

Dan selisih harga ini yang coba dimanfaatkan berbagai pengembang untuk mempromosikan mobil listrik. Karena selain murah harga mobil listrik bisa lebih hemat ketika dalam macet.

“Kalau macet lebih hemat karena baterainya gak bergerak, selain itu masalah charger gak perlu dirisaukan karena ada paket charger ketika membeli mobil ini, jadi bisa di cash selama 4 jam di rumah,” katanya.

July 13th, 2013 by . Posted in Berita

Unibis Dukung Jalan Santai Bersama Tribun Pontianak

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK – Distributor Unibis Pontianak Sudirman menyerahkan tiga unit BlackBerry kepada Tribun Pontianak, Rabu (10/4/2013). Penyerahan BlackBerry tersebut sebagai bentuk dukungan Unibis terhadap Jalan Sehat Bersama Tribun Pontianak yang akan digelar pada 5 Mei 2013 dengan tagline Paramex Melangkah Bersama Tribun 2013. 

Sudirman atau akrab dipanggil Pak Meng mengatakan pada saat kegiatan pihaknya akan memasang tenda Unibis. Pihaknya juga akan membagikan biskuit Unibis dengan berbagai rasa kepada peserta secara gratis. “Kami juga menjual biskuit Unibis dengan harga murah pada saat kegiatan nanti,” kata Sudirman.

Dukungan Unibis kepada Tribun bukan baru kali ini, namun sudah berlangsung sejak lama. Sudirman merasakan manfaat yang besar bisa bekerjasama dengan Tribun. “Tribun adalah koran yang pembacanya terbesar. Ketika kita berpromosi di sini ada peningkatan penjualan. Tentu saja kita sama-sama diuntungkan dan saling membantu,” kata Sudirman.

Dikatakan, penerimaan masyarakat terhadap Unibis sangat tinggi. Tak hanya untuk cemilan, namun ada juga yang mengolahnya untuk bahan campuran sate. “Ada sejumlah rumah makan di Pontianak yang menggunakan Unibis sebagai bahan campuran bumbu sate,” ungkapnya.

“Di Pontianak biskuit dikenal dengan roti kebeng. Unibis ini sudah cocok dengan lidah warga di sini.” tambahnya.

Wakil Pemimpin Perusahaan Julia Lorrains menyambut baik kerjasama yang sudah terbangun selama ini. Ia mengatakan banyak hal yang bisa dibuat kerjasama dan masing-masing pihak sedang menjajaki.

April 11th, 2013 by . Posted in Berita

Polisi Tangkap Dua Pencuri Ban Serep

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Jajaran Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur dan Pontianak Selatan berhasil membekuk dua pelaku terkait kasus pencurian ban serep, Minggu (24/3) malam. 

Kedua tersangka tersebut yakni Ahmad Suprianto alias Rian alias Nyak bin Abdurrahman (20), warga Tanjung Raya II Gg Karya dan Roni Sadianto alias Roni (28), warga Kompleks Bali Lestari, Pontianak Timur yang kini diamankan di Mapolresta.

“Tersangka diamankan di tempat yang berbeda. Ah diamankan di Jl Pramuka TPI, Pontianak Barat saat mengendarai sepeda motor dan sedang hunting (berburu) untuk mencari target operasi. Sedangkan Rn diamankan di kediamannya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno, Senin (25/3/2013).

Puji mengatakan, dalam menjalankan aksinya, tersangka mencuri ban serep mobil yang sedang parkir di pinggir jalan. Ban serep itu lantas dijualnya dengan harga murah. Polisi mengamankan gunting besi pembuka ban di rumah Rn untuk dijadikan barang bukti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka mengaku baru enam kali melakukan aksi pencurian yang kebanyakan dilakukan di kawasan Pontianak Timur. Namun, polisi tetap menduga, tersangka melakukannya lebih dari enam kali.

“Kami menduga, mereka melakukannya bukan hanya enam TKP. Karena di wilayah Pontianak banyak laporan untuk hal yang sama. Kami juga lakukan pengembangan dengan kejahatan yang lain, baik pencuri rumah kosong maupun curas,”ungkapnya.

Pengakuan tersangka, barang itu dijual dengan pengendara yang singgah di tepi jalan, baik di wilayah Timur maupun wilayah lain. Perbuatan itu dilakukannya karena didesak oleh kebutuhan keluarga. Pasalnya, kedua tersangka menganggur. Namun, kadangkala bekerja sebagai buruh bangunan, itu pun tidak sering.

Puji berharap, masyarakat dapat membantu pihak kepolisian untuk saling menjaga lingkungan dari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama menjadi polisi untuk diri sendiri. Atas perbuatan yang dilakukan tersangka, tersangka terancam pasal 363 dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

March 26th, 2013 by . Posted in Berita

PU Bangun 1000 Rumah Murah Bagi PNS

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Sebanyak 1000 rumah dipersiapkan untuk ditempati oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat yang belum mempunyai rumah. Program itu dari Kementrian Perumahan Rakyat untuk mempermudah memperoleh rumah tempat tinggal bagi PNS.

Menurut, Sekretaris Korpri Kalbar, Syarif Yusniarsyah disela-sela Sosialisasi dan Launching pembangunan 1000 unit rumah bersubsidi untuk pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan pemerintah provinsi Kalbar yang dilaksanakan di Hotel Orchard, Kamis (28/2/2013) mengatakan dari data yang ada PNS masih banyak yang belum mempunyai rumah sehingga dilakukan program rumah bersumsidi bagi PNS dilingkungan Provinsi.

“Kalau kita presentasekan kebanyakan itu masih belum mempunyai rumah. Ada PNS masih ngotrak tingal dirumah orangtua apalagi didaerah kabupaten kota,” ungkapnya, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis.

Ia menjelaskan khusus di Kalbar untuk pegawai di pemerintah provinsi sekitar 6000 lebih dan sekitar 10 persen yang belum mempunyai rumah jadi ada sekitar 6000 sehingga bagi pengembang yang bekerjasma dengan PU hal tersebut tentunya merupakan peluang dan dapat memberikan kemudahan bagi PNS.

“Korpri sebagai wadah PNS harus membantu terutama hal ini akan berdampak kepada pemerintah provinsi,” tandasnya.

March 1st, 2013 by . Posted in Berita

Naga Dibakar agar Roh Kembali

0

Infopontianak.Com, PONTIANAK - Budayawan Tionghoa Kalbar, Lie Sau Fat mengatakan, pembakaran naga merupakan sebuah keharusan. Namun keharusan tersebut hanya berlaku pada naga telah dilakukan ritual buka mata karena dimasuki roh dari langit. 

Melalui pembakaranlah roh tersebut dikembalikan ke nirwana. “Naga yang dilakukan ritual buka mata, setelah dimainkan harus dibakar. Agar roh yang masuk pada naga tersebut kembali lagi ke nirwana,” kata Lie yang juga biasa dipanggil Xaverius Fuad Asali (XF Asali), kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (25/2/2013).

Diungkapkannya, naga dibakar setelah beberapa hari buka mata dan melakukan ritual pembersihan. Pembakaran juga dilakukan secara serentak. Karena setelah pembakaran naga yang mengikuti ritual buka mata tidak boleh dimainkan. Sebab naga tersebut melewati ritual adat dan bukan main-main.

“Kalau naga yang tidak mengikuti ritual buka mata, tidak jadi masalah. Mereka kapan saja boleh main, tapi permainan mereka hanya sekedar untuk menghibur atau sebagai permainan biasa,” ujarnya.

Ditegaskannya, ada perbedaa naga yang melakukan ritual buka mata dan yang tidak. Satu di antaranya, naga yang sudah melakukan ritual buka mata, tidak boleh masuk rumah. Sedangkan naga yang tidak mengikuti ritual buka mata, boleh masuk rumah. Namun ada ciri-ciri khusus pada tiap naga yang sudah berlaku sejak lama.

“Naga sekarang sudah berubah, ada mengunakan lampu dan lain sebagainya sesuai perkembangan zaman. Tapi naga tersebut luasnya tetap harus ganjil. Mata harus seperti kelinci, cakar harus seperti elang. Badan seperti sutera dan sisik seperti ikan emas,” tegasnya.

Dijelaskannya, naga sebenarnya hanya sebuah legenda. Karena secara ilmiah tidak pernah ditemukan kebenarannya atau keberadaannya. Menurutnya keberadaan naga hanya ciptaan orang pintar untuk menyenangkan raja terdahulu. Hingga sekarang secara turun-temurun terus dilakukan.

“Di mana-mana hingga di barat tidak pernah ditemukan keberadaan naga walau hanya fosilnya. Sedangkan dinosaurus yang lain fosil-fosilnya ada ditemukan,” jelasnya.

Terkait adanya warga yang mengambil janggut, sisik dan lain sebagainya pada saat pembakaran naga hanya sebuah tradisi. Karena hal tersebut tidak ada dalam ajaran Tionghoa. Masyarakat melakukan hal tersebut hanya berdasarkan kepercayaan masing-masing individu. Apakah membawa hoki atau tidak, dia tidak mau memastikannya.

“Mereka melakukannya atas tradisi kepercayaan, apakah menyebabkan murah rezeki atau lain sebagainya itu kepercayaan masing-masing. Tapi hal tersebut tidak termasuk dalam ajaran,” paparnya.

February 25th, 2013 by . Posted in Berita

Cara Menyimpan ASI Perahan

0

Infopontianak.Com – Kesibukan harus membuat ibu menyusui yang bekerja memutar otak agar Air Susu Ibu (ASI) eksklusif tetap bisa diberikan pada sang buah hati namun tak mengganggu aktivitas.

Nah, sebenarnya, bagaimana menyimpan ASI agar nilai gizinya tak hilang?

Topik ini menjadi diskusi dalam grup Gerakan Sadar Gizi. Ada pertanyaan seperti ini, sebenarnya seberapa lama ASI bisa disimpan di dalama lemari pendingin? Menjawab pertanyaan tersebut, Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin menjelaskan trik menyimpan ASI.

Tingkat Ketahanan ASI saat disimpan
* ASI yang disimpan di udara kamar/luar akan tahan 6 – 8 jam pada suhu 26 derajat celcius atau lebih rendah.
* ASI yang disimpan di dalam termos berisi es batu tahan 24 jam.
* ASI yang disimpan di lemari es ditempat buah dibagian paling dalam dimana tempat yang terdingin tahan 2 – 3 x 24 jam .
* Menyimpan Perahan ASI yang disimpan di freezer yakni lemari es dengan satu pintu, tahan 2 minggu.
* ASI yang disimpan di freezer yang mempunyai pintu terpisah sendiri tahan 3 bulan.
* ASI yang disimpan di deep freezer akan tahan selama 6 – 12 bulan .

Cara Menyimpan ASI Perah di Tempat Kerja
* Tempat penyimpanan ASI perah disarankan menggunakan botol kaca,karena lemak – lemak dalam ASI tidak akan banyak menempel. Selain itu botol kaca juga relative murah dan bisa digunakan berulang kali.

* Bila ASI perah di simpan dalam botol kaca, hendaknya botol jangan diisi terlalu penuh, hal ini bisa menyebabkan botol pecah saat di simpan di dalam freezer. Maka isikan ASI perah kurang lebih tiga perempat botol saja.

* Pastikan botol – botol yang akan digunakan untuk menyimpan ASI perah sudah di cuci bersih dengan sabun dan sebelum digunakan bilas dengan air panas.

* Simpan ASI perah ke dalam botol steril dan tutup rapat – rapat .Pastikan sekali lagi bahwa botol telah tertutup rapat jangan ada celah yang terbuka

* Botol diberi label berupa jam,tanggal pemerahan dan nama untuk membedakan dengan ASI milik orang lain. (*)

December 28th, 2012 by . Posted in Berita
© Vantage Theme, business directory software created by AppThemes, powered by WordPress.

SEO Powered By SEOPressor